IHSG Sesi I Menguat 0,42 Persen di Tengah Suku Bunga The Fed

IHSG Sesi I Menguat 0,42 Persen di Tengah Suku Bunga The Fed
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) [FOTO: NET].

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membukukan penguatan pada perdagangan sesi I Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (17/9/2026).

IHSG terpantau bertengger di posisi 6.463,61 pada penutupan sesi I, menguat 26,76 poin atau 0,42 persen jika dibandingkan dengan posisi penutupan sesi sebelumnya di level 6.436,85.

Pada pembukaan perdagangan, IHSG mengawali langkah di level 6.455,03. Sepanjang berlangsungnya sesi I, IHSG merayap dalam rentang 6.418,13 hingga 6.500,41.

Laju pergerakan IHSG hari ini berjalan di tengah fokus para pelaku pasar menyikapi keputusan bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (The Fed), yang mengerek suku bunga acuannya.

The Fed menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin menuju kisaran 3,75 persen-4 persen. Penyesuaian tersebut merupakan kenaikan perdana yang dieksekusi The Fed sejak 2023.

Arah kebijakan suku bunga AS menjadi salah satu perhatian utama pasar keuangan dunia lantaran sanggup memengaruhi dinamika nilai tukar, imbal hasil instrumen keuangan, hingga arus modal menuju pasar negara berkembang.

Walau dibayangi sentimen global tersebut, IHSG nyatanya tetap sanggup mengamankan penguatan hingga penutupan sesi I. Namun, arah pergerakan indeks sepanjang hari masih berpotensi bergeser merespons dinamika sentimen global maupun domestik pada sesi II nanti.

Sektor energi menguat paling tinggi

Dari 11 sektor yang terdaftar di BEI, sektor energi mencatatkan kenaikan tertinggi sepanjang sesi I. Indeks sektor energi (IDXENERGY) merangkak 1,16 persen ke posisi 3.279,47.

Berikutnya, sektor barang konsumen primer (IDXNONCYC) menguat 0,89 persen menuju 714,27. Sektor industri (IDXINDUST) bertambah 0,74 persen ke angka 1.730,66. Sektor barang konsumen non-primer (IDXCYCLIC) naik 0,64 persen menjadi 939,32.

Selanjutnya, sektor transportasi dan logistik (IDXTRANS) terangkat 0,55 persen ke level 1.803,64. Di sisi lain, sektor infrastruktur bertambah 0,48 persen ke posisi 1.844,88. Sektor properti dan real estat (IDXPROPERT) menanjak 0,29 persen menuju 802,58.

Sektor teknologi (IDXTECHNO) menguat 0,23 persen ke level 6.760,27. Sektor keuangan (IDXFINANCE) naik 0,16 persen menjadi 1.376,53. Sektor barang baku (IDXBASIC) menguat tipis 0,06 persen ke level 1.778,19.

Sementara itu, sektor kesehatan (IDXHEALTH) menjadi satu-satunya sektor yang terkoreksi, kendati terhitung tipis yakni 0,01 persen ke posisi 1.495,28.

394 saham menguat

Sepanjang perdagangan sesi I, tercatat 394 saham mengalami kenaikan, 245 saham melemah, dan 324 saham lainnya bergerak stagnan.

Akumulasi volume perdagangan menyentuh 16,18 miliar saham dengan total nilai transaksi mencetak Rp7,869 triliun. Adapun frekuensi transaksi berjalan sebanyak 1,111 juta kali.

Besaran kapitalisasi pasar BEI hingga penutupan sesi I berada pada angka kisaran Rp11.289 triliun.

Daftar indeks utama lainnya turut mencatatkan penguatan. Indeks LQ45 terangkat 0,29 persen ke posisi 648,83, sedangkan KOMPAS100 menguat 0,31 persen menjadi 852,55.

Indeks IDX30 bertambah 0,47 persen ke level 360,58. Di sisi lain, Indonesia Sharia Stock Index (ISSI) menguat 0,52 persen menuju 224,07.

Adapun Jakarta Islamic Index (JII) terkoreksi 0,12 persen ke posisi 391,62, sedangkan JII70 merangkak naik 0,14 persen menjadi 152,75.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index