JAKARTA — Sejumlah badan usaha penyalur BBM seperti Pertamina, BP-AKR, Vivo, hingga Shell melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) pada awal September 2026.
Sebagian besar jenis BBM non-subsidi terpantau mengalami kenaikan harga. Pertamina dan BP-AKR bahkan telah mengeksekusi perubahan harga tersebut sejak tanggal 1 dan 2 September.
Hingga Sabtu (19/9/2026), patokan harga BBM di berbagai SPBU masih mengacu pada penyesuaian yang dilakukan pada awal bulan tersebut.
Dari kubu Pertamina, perusahaan menaikkan harga Pertamax Green 95 menjadi Rp19.150 per liter sejak 2 September 2026. Nilai ini melonjak Rp2.550 dibandingkan tarif sebelumnya yang bertengger di angka Rp16.600 per liter.
Kenaikan tarif Pertamax Green 95 tersebut menyusul langkah penyesuaian harga sejumlah varian BBM non-subsidi Pertamina lain yang sudah lebih dulu dinaikkan pada 1 September 2026, seperti Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite.
Secara rinci, harga Pertamax Turbo kini dibanderol Rp19.600 per liter, melesat dibanding periode Agustus 2026 yang berada di angka Rp18.300 per liter. Selanjutnya, produk Dexlite dipatok seharga Rp23.700 per liter, menanjak dari posisi terdahulu yakni Rp19.700 per liter.
Begitu pula dengan Pertamina Dex yang kini dipatok Rp25.200 per liter, naik signifikan dari ketetapan Agustus 2026 sebesar Rp21.150 per liter.
Adapun tarif Pertamax reguler dilaporkan tidak berubah di level Rp15.950 per liter. Sementara itu, untuk BBM jenis subsidi seperti Pertalite dan Biosolar dipastikan stagnan tanpa ada koreksi harga. Pertalite tetap dijual Rp10.000 per liter dan Biosolar konsisten di angka Rp6.800 per liter.
Di sisi lain, BP-AKR mengerek harga BP Ultimate ke level Rp19.330 per liter dari harga sebelumnya sebesar Rp16.760 per liter.
Langkah penyesuaian ini mengikuti kenaikan harga BP Ultimate Diesel pada 1 September 2026 yang dipatok menjadi Rp25.420 per liter dari yang sebelumnya Rp21.910 per liter. Sementara itu, varian BP 92 masih bertahan di angka Rp16.130 per liter.
Sementara berdasarkan pantauan wartawan di lapangan pada SPBU Vivo area Jalan Tendean, Jakarta Selatan, pihak perusahaan belum mengubah harga produk BBM RON 92 mereka, yaitu Revvo 92.
Bensin tipe ini masih dibanderol Rp16.130 per liter. Adapun untuk varian Diesel Primus dan Revvo 95 tidak dicantumkan dalam daftar harga lantaran kondisi stok yang sedang kosong.
Tak ketinggalan, Shell juga ikut mengerek harga jenis diesel yang menjadi satu-satunya varian BBM yang dijajakan saat ini.
Produk Shell V-Power Diesel terkerek dari Rp21.910 menjadi Rp25.420 per liter. Sementara stok untuk Shell Super, Shell V-Power, dan Shell V-Power Nitro+ tercatat belum tersedia di SPBU.
Berikut daftar lengkap harga BBM terbaru per 19 September 2026:
Pertamina
Pertalite: Rp10.000 per liter (tetap)
Biosolar: Rp6.800 per liter (tetap)
Pertamax (RON 92): Rp15.950 per liter (tetap)
Pertamax Green 95 (RON 95): Rp19.150 per liter (naik)
Pertamax Turbo (RON 98): Rp19.600 per liter (naik)
Dexlite (CN 51): Rp23.700 per liter (naik)
Pertamina Dex (CN 53): Rp25.200 per liter (naik)
BP-AKR
BP 92: Rp16.130 per liter (tetap)
BP Ultimate: Rp19.330 per liter (naik)
BP Ultimate Diesel: Rp25.420 per liter (naik)
Shell
Shell Super: -
Shell V-Power: -
Shell V-Power Diesel: Rp25.420 per liter (naik)
Shell V-Power Nitro+: -
Vivo
Revvo 92: Rp16.130 per liter (tetap)
Diesel Primus: Rp21.910 per liter (Agustus)
Revvo 95: Rp17.760 per liter (Agustus)