Bolehkah Pakai Baju Hitam ke Pernikahan? Simak Etikanya

Bolehkah Pakai Baju Hitam ke Pernikahan? Simak Etikanya
Panduan Etika Memakai Baju Hitam Saat Hadir di Pesta Pernikahan [FOTO: NET].

JAKARTA - Warna hitam sudah sangat tersohor sebagai opsi busana yang tak lekang oleh waktu, memancarkan aura anggun, serta sangat adaptif untuk dikombinasikan dengan aneka rupa ornamen penunjang. 

Lantaran karakternya yang multifungsi tersebut, tidak sedikit individu yang menjatuhkan pilihan pada pakaian bernuansa gelap ini saat berniat mendatangi perhelatan resmi, termasuk resepsi perkawinan. Namun, apakah dinilai elok apabila mengenakan pakaian serba hitam ke momen sakral tersebut?

Di bawah ini merupakan rangkuman beberapa aspek esensial yang wajib dicermati sebelum Anda memantapkan diri memakai pakaian hitam untuk mendatangi sebuah pesta pernikahan.

Perhatikan tradisi dan aturan berpakaian yang ditetapkan pengantin

Aspek primer yang perlu dijadikan bahan pertimbangan ialah fondasi kebudayaan serta instruksi tata busana (dress code) yang tertera di lembar undangan. 

Berdasarkan pandangan penata busana (fashion stylist) Naina Singla, tidak seluruh adat istiadat memosisikan warna hitam sebagai corak yang elok untuk merayakan pesta perkawinan.

"Dalam pernikahan tradisional India dan China, tamu umumnya tidak dianjurkan mengenakan warna gelap, karena identik dengan suasana berkabung, bukan perayaan," kata Singla, seperti dikutip InStyle, Senin (6/7/2026).

Oleh sebab itu, sebelum melangkah dengan setelan hitam, cari tahu terlebih dahulu apakah kedua mempelai memberlakukan ketentuan khusus terkait pakaian para tamu. 

Apabila kartu undangan memuat petunjuk baju formal, cocktail, ataupun pakem warna spesifik, alangkah baiknya jika para hadirin menyesuaikan penampilannya demi menunjukkan rasa hormat pada kemauan penyelenggara acara.

Sesuaikan warna pakaian dengan lokasi acara

Titik pelaksanaan resepsi juga dapat menjadi tolok ukur apakah busana hitam termasuk pilihan yang sinkron. Penata busana Gillian McHattie memaparkan bahwa perayaan yang dikonsep di pesisir pantai atau di tempat terbuka (outdoor) lazimnya menyuguhkan atmosfer yang lebih rileks dan penuh sukacita.

Pada situasi semacam itu, spektrum warna terang ataupun pastel kerap kali terlihat lebih menyatu dengan konsep pesta, sekaligus memicu rasa lebih adem ketika berada di bawah siraman terik matahari.

 Sebaliknya, bagi agenda resepsi yang bertempat di dalam hotel, gedung pertemuan (ballroom), maupun helatan malam hari yang kental nuansa resmi, pemakaian baju hitam justru sanggup menonjolkan citra berkelas serta memesona tanpa memicu kesan berlebihan.

Pertimbangkan musim dan waktu penyelenggaraan

Di samping faktor area lokasi, musim serta jam pelaksanaan acara turut andil menentukan keselarasan warna baju. 

Singla menguraikan bahwa secara umum, varian warna cerah cenderung lebih pas diaplikasikan pada pesta perkawinan yang digelar di musim semi maupun musim panas. 

Sementara warna bernuansa pekat, termasuk hitam, lebih jamak difavoritkan saat momen musim gugur dan musim dingin.

Bagi perayaan yang dilangsungkan pada waktu siang hari, ia memberikan saran agar para undangan tidak mengenakan setelan hitam legam dari atas kepala sampai ke ujung kaki.

"Saya menyarankan memilih gaun hitam bermotif atau hitam dengan nuansa yang lebih lembut,” imbau dia. “Untuk pesta malam, kamu juga dapat menambahkan detail seperti renda, ruffle, payet, atau fringe agar gaun hitam terlihat lebih meriah daripada terkesan muram," sambung Singla.

Langkah pemilikan aksen-aksen penunjang tersebut dinilai mampu merombak penampilan agar tetap selaras dengan sukacita pesta tanpa mengeliminasi impresi keanggunannya.

Tambahkan aksesori agar tampilan lebih hidup

Apabila Anda berkukuh ingin memakai baju hitam, penata busana Christina Stein menitipkan saran agar komposisi visualnya diimbangi dengan pemakaian aksesori yang bernuansa kontras atau mempunyai tekstur yang memikat.

"Tambahan tekstur seperti tulle atau ruffle dapat memberikan kesan dramatis sekaligus membuat busana lebih personal. Siluet pakaian juga sangat memengaruhi keseluruhan penampilan," tutur Stein.

Penyematan kalung dengan warna mencolok, anting-anting yang atraktif, tas jinjing dengan gradasi warna kalem, ataupun sepatu dengan sentuhan metalik dapat menjadi elemen penyempurna yang sanggup menyulap setelan busana hitam kelihatan lebih segar sekaligus representatif untuk menghadiri momen perayaan.

Memakai busana hitam saat menghadiri resepsi pernikahan pada era sekarang sudah tidak lagi dipandang sebagai sebuah hal yang tabu di tengah banyak kebudayaan masyarakat.

 Sepanjang opsi tersebut tidak berbenturan dengan nilai tradisi dari keluarga besar mempelai ataupun instruksi khusus pakaian yang diminta, warna hitam tetap menjadi sebuah alternatif busana yang sopan, berkelas, serta sah-sah saja dipakai untuk memeriahkan hari bahagia kerabat atau sahabat.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index