JAKARTA — Perhelatan Bisnis Indonesia Awards atau BIA 2026 menganugerahkan penghargaan kepada PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tenggara (Bank Sultra) sebagai bank pembangunan daerah paling unggul untuk kelompok aset dengan nominal di bawah Rp20 triliun.
Apresiasi BIA 2026 untuk Bank Sultra diserahkan secara langsung oleh Komisaris Bisnis Indonesia Group Dorothea Samola beserta Managing Director Bisnis Indonesia Group Hery Trianto kepada Direktur Utama Bank Sultra Andi Permana Diputra Abubakar.
Acara malam penganugerahan BIA 2026 tersebut digelar bertempat di Hotel Raffles Jakarta pada hari Kamis (2/7/2026).
Salah satu poin kelebihan yang dimiliki Bank Sultra ditunjukkan lewat performa ketahanan finansial yang tercatat lebih superior jika dikomparasikan dengan bank pembangunan daerah (BPD) sekelasnya. Standar tolok ukur penilaian didasarkan pada laporan kinerja keuangan sepanjang tahun 2023, 2024, dan 2025.
BIA sendiri merupakan bentuk apresiasi tahunan yang dipersembahkan oleh Bisnis Indonesia Group bagi para emiten serta korporasi dari sektor finansial maupun nonfinansial yang sukses menorehkan rekam jejak performa gemilang.
Pada tahun ini, penyelenggaraan BIA 2026 menginjak edisi yang ke-24 kali semenjak perdana digulirkan pada tahun 2002 silam.
Di periode ini, BIA 2026 mengusung tajuk Where Growth Meets Strength yang mengombinasikan faktor ekspansi usaha dan ketangguhan kinerja finansial sebagai variabel dalam perumusan nilai.
Proses kalkulasi nilai pada kompetisi BIA 2026 dilangsungkan secara terbuka menggunakan instrumen parameter yang telah disepakati oleh jajaran dewan juri.
Sosok yang mengambil peran selaku juri BIA 2026 ialah Senior Economist at Creco Research Raden Pardede yang sekaligus menjabat Ketua Dewan Juri BIA 2026.
Anggota juri lainnya mencakup Guru Besar Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta Eduardus Tandelilin, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia Lana Soelistianingsih, serta Presiden Direktur Bisnis Indonesia Group Arif Budisusilo.
Dalam momentum BIA 2026, Bisnis Indonesia Group menyalurkan penghargaan bagi 52 emiten kategori bank dan nonbank, 8 korporasi peraih special awards, serta 1 figur yang dianugerahi predikat sebagai Best CEO.
Dari total 52 emiten tersebut, sebanyak 13 korporasi beroperasi di bidang industri jasa keuangan seperti sektor perbankan, asuransi, pembiayaan (multifinance), investasi, serta sekuritas. Sementara itu, sebanyak 39 entitas bisnis lainnya bergerak pada bidang nonkeuangan.
Menilik pada publikasi resmi perseroan, Bank Sultra sukses menorehkan capaian laba bersih senilai Rp419,6 miliar sepanjang tahun 2025, membukukan pertumbuhan dari realisasi pada tahun 2024 yang bertengger di angka Rp418,4 mliar.
Apabila dihitung secara akumulatif sejak tahun 2020, catatan laba bersih dari bank kebanggaan masyarakat Sulawesi Tenggara ini terpantau telah melesat tinggi hingga 61,38%.
Akumulasi aset Bank Sultra per tanggal 31 Desember 2025 menyentuh angka Rp14,81 triliun, tumbuh sebesar 5,03% jika disandingkan dengan kedudukan di tahun sebelumnya.
Stimulus pertumbuhan ini disokong oleh penyaluran ekspansi kredit yang mencapai nominal Rp9,58 triliun, atau naik sebesar 3,25% dari periode 2024.
Tahun lalu pun diposisikan sebagai momen krusial bagi langkah transformasi digital perusahaan yang dibuktikan dari jumlah pengguna aplikasi Bank Sultra Mobile yang tumbuh sebesar 28,02%, sedangkan intensitas pemakaian transaksi via QRIS melesat tajam hingga 1.371,73%.