Manasik Kesehatan Diharapkan Pastikan Jemaah Haji 2027 Istitaah

Manasik Kesehatan Diharapkan Pastikan Jemaah Haji 2027 Istitaah
DPR Dukung Program Manasik Kesehatan Jemaah Haji Musim 2027 [FOTO: NET].

JAKARTA - Anggota Komisi VIII DPR Mahdalena menyatakan dukungannya terhadap program manasik kesehatan yang bakal diberlakukan oleh Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) pada pelaksanaan ibadah haji 2027. 

Menurut pandangannya, program manasik kesehatan tersebut berfungsi guna menjamin para calon jemaah haji pada 2027 sanggup memenuhi kriteria kemampuan kesehatan atau istitaah.

"Kami mendukung langkah penerapan program manasik kesehatan haji mulai 2027. Program ini harus benar-benar memastikan bahwa jemaah yang berangkat dalam kondisi sehat dan memenuhi syarat istitaah, sehingga dapat menjalankan ibadah dengan aman dan optimal," ujar Mahdalena dalam keterangannya, Jumat (3/7/2026).

Manasik kesehatan, tutur Mahdalena, bisa berfungsi sebagai penyaring dalam menjamin kriteria kesehatan calon jemaah haji telah terpenuhi. 

Di samping itu, pelaksanaan manasik kesehatan yang dilakukan jauh-jauh hari menjelang masa keberangkatan juga memiliki tujuan untuk mengintervensi, mengobati, serta membina para calon jemaah yang mengidap riwayat penyakit bawaan.

"Program tersebut harus disusun secara menyeluruh dengan menempatkan perlindungan kesehatan sebagai prioritas. Jemaah juga perlu dibekali kebiasaan berolahraga secara rutin sebelum keberangkatan, menjaga pola makan, serta memahami cara mencegah penyakit," ujar Mahdalena.

Ia pun menaruh harapan agar program manasik kesehatan tersebut dioptimalkan menjadi sarana bagi Kemenhaj dalam mengedukasi para jemaah terkait manajemen gizi, latihan fisik, hingga cara menjaga kebugaran tubuh selama berada di Arab Saudi.

"Semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji harus memiliki pemahaman dan komitmen yang sama. Dengan demikian, manasik kesehatan tidak hanya menjadi program seremonial, tetapi benar-benar mampu melahirkan jemaah haji Indonesia yang sehat dan siap secara fisik," ujar Mahdalena.

Manasik Kesehatan Diterapkan pada 2027

Seperti yang telah diketahui, Kemenhaj bakal mematangkan regulasi manasik kesehatan dalam pelaksanaan ibadah haji 2027 atau 1448 Hijriah. 

Kebijakan ini ditempuh demi memastikan kondisi kesehatan para calon jemaah haji yang akan bertolak pada tahun depan.

"Kami memperkenalkan istilah manasik kesehatan. Jemaah yang akan berangkat pada 2027 akan kami dampingi dan kami asistensi proses manasik kesehatannya supaya dipastikan mereka sehat," ujar Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak, saat konferensi pers, di Bandara Soetta, Tangerang, Kamis (2/7/2026).

Jemaah haji Indonesia saat berada di Bandara Madinah, Arab Saudi.(KOMPAS.com/Pythag Kurniati)

Dahnil menjabarkan, program manasik kesehatan bakal lebih difokuskan pada aspek pendampingan serta penilaian kondisi kesehatan para calon jemaah menjelang keberangkatan.

 Upaya tersebut dijalankan demi menjamin tiap-tiap calon jemaah berhasil memenuhi kriteria kesehatan dalam menunaikan ibadah haji 2027.

Aturan manasik kesehatan ini menjadi salah satu poin dari hasil evaluasi dini terhadap pelaksanaan ibadah haji 2026. 

Sebagai langkah tindak lanjut, Kemenhaj bakal memperketat proses skrining istitha'ah kesehatan bagi tiap calon jemaah haji.

Pemeriksaan tersebut diposisikan sebagai prasyarat krusial untuk menjamin para jemaah mempunyai stamina fisik yang memadai dalam menempuh seluruh prosesi ibadah. 

Para calon jemaah yang dinilai tidak lolos kriteria kesehatan atau tidak mampu beraktivitas ibadah secara mandiri memiliki kemungkinan tidak dapat diberangkatkan ke Tanah Suci.

Pemberlakuan manasik kesehatan ini juga diimplementasikan demi menyelaraskan aturan dari otoritas Arab Saudi yang mewajibkan tiap negara pengirim jemaah untuk menjamin kondisi kesehatan para jemaahnya.

"Kemungkinan itu sulit untuk bisa berangkat. Kenapa? Itu mandatory dari pemerintah kerajaan Arab Saudi. Mereka menuntut kita Indonesia untuk mengirim jemaah haji yang memang sehat dan siap melakukan ibadah secara mandiri," imbuh Dahnil.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index