JAKARTA - Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengadakan kegiatan doa bersama anak-anak yatim di Jayapura, Papua, selaku bentuk ikhtiar spiritual untuk meminta kelancaran dalam menuntaskan amanah dari pemerintah sekaligus mengokohkan tekad memelihara kedaulatan pangan nasional serta pelayanan bagi publik.
Rizal di Jayapura, Senin malam mengatakan melalui doa bersama itu, Bulog memohon kelancaran, kemudahan, keselamatan, keberkahan, dan kesuksesan seluruh insan Bulog dalam menjalankan amanah pemerintah menjaga ketahanan pangan nasional.
"Kami melaksanakan doa bersama, kami juga minta didoakan dari adik-adip yatim piatu agar Bulog dalam melaksanakan tugas mengawal swasembada pangan, melaksanakan tugas untuk mencapai target-target yang diberikan oleh pemerintah berjalan lancar," kata Rizal.
Bagi dirinya, untaian doa dari anak-anak yatim, termasuk yang berasal dari Panti Asuhan Hidayatullah Jayapura, menjadi suntikan motivasi bagi segenap jajaran internal korporasi agar konsisten bekerja secara optimal dalam melayani masyarakat sekaligus merealisasikan bermacam target dari pemerintah.
Melalui agenda doa bersama yang dipusatkan di Kantor Bulog Wilayah Papua tersebut, Rizal menuturkan bahwa salah satu sasaran yang tengah diupayakan oleh Bulog ialah memaksimalisasi penyerapan beras dari petani lokal hingga menyentuh angka 4 juta ton selaras titah pemerintah demi mempertebal stok pangan nasional.
Ia menyebutkan hingga awal Juli 2026, Bulog telah menyerap sekitar 3,2 juta ton beras petani atau mendekati 80 persen dari target nasional yang ditetapkan pemerintah.
Pihak Bulog merasa sangat yakin bahwa target pemenuhan serapan sebanyak 4 juta ton tersebut dapat direalisasikan dalam jangka waktu satu sampai dua bulan ke depan, berkat adanya sokongan dari para pemangku kepentingan serta dedikasi tinggi dari internal perusahaan.
"Ini tinggal sekitar 20 persen lagi sudah terselesaikan. Mudah-mudahan tidak lama dalam waktu satu atau dua bulan ini target 4 juta ton bisa terwujud. Kami mohon doa restunya dari adik-adik semuanya yang ada di sini," ucap Rizal di hadapan anak yatim piatu.
Rizal memberikan penegasan bahwa kesuksesan dalam menuntaskan tanggung jawab pekerjaan tidak hanya bertumpu pada kapabilitas manusia semata, melainkan juga menuntut adanya panjatan doa serta intervensi dari Tuhan Yang Maha Esa.
Oleh karena itu, manajemen Bulog berkomitmen untuk konsisten menggulirkan program doa bersama anak-anak yatim pada setiap momen kunjungan kerja, sebagai wujud rasa terima kasih sekaligus mengharapkan berkah dalam setiap pelaksanaan tugas.
Di samping memanjatkan doa bersama, Rizal turut membagikan santunan kepada anak-anak yatim piatu selaku perwujudan dari aksi kepedulian sosial korporasi, sekaligus guna mempererat tali silaturahmi dengan warga sekitar yang berada di area operasional Bulog Jayapura.
Pihak Bulog menaruh harapan agar langkah spiritual yang ditempuh seiring dengan aksi nyata di lapangan ini mampu mendongkrak moral seluruh jajaran perusahaan dalam mengawal ketahanan pangan serta memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat di pelosok Nusantara.