Kemenkop Siapkan Pabrik CPO Koperasi di Musi Banyuasin

Jumat, 03 Juli 2026 | 00:05:31 WIB
Mandiri Minyak Goreng, Kemenkop Bangun Pabrik CPO Koperasi [FOTO: NET].

JAKARTA — Kementerian Koperasi (Kemenkop) merancang pengembangan usaha sawit terintegrasi dari hulu ke hilir lewat pendirian pabrik crude palm oil (CPO) atau minyak sawit mentah berbasis koperasi. Upaya ini dilakukan untuk menghadirkan minyak goreng buatan koperasi dengan bahan baku yang dipasok dari perkebunan sendiri.

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengungkapkan bahwa Kemenkop bakal meresmikan pabrik CPO milik koperasi di Musi Banyuasin, Sumatra Selatan, pada akhir Juli atau awal Agustus 2026.

 Ferry menerangkan pabrik yang ditopang oleh lahan sawit seluas 3.100 hektare tersebut mempunyai kapasitas produksi hingga 60 ton per jam dan bakal menjadi pilot project pengembangan usaha sawit berbasis koperasi bersama PT Agrinas Palma Nusantara.

“Itu akan diikuti dengan piloting di tempat-tempat yang lain lagi bersama PT Agrinas Palma Nusantara. Itu akan bisa menjadi model yang akan bisa dikembangkan di tempat-tempat lain bersama dengan PT Agrinas Palma Nusantara,” kata Ferry dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Koperasi, Jakarta Selatan, Kamis (2/7/2026).

Menurut Ferry, pendirian pabrik CPO ini merupakan bagian dari taktik menciptakan ekosistem bisnis sawit koperasi yang terpadu. Selain mendirikan tempat pengolahan, pemerintah juga menyiapkan penguatan di sektor hulu lewat perkebunan sawit agar koperasi mempunyai pasokan bahan baku sendiri.

Melalui mekanisme ini, koperasi diharapkan tidak lagi bergantung pada suplai CPO dari pabrik milik korporasi lain ketika nantinya memproduksi minyak goreng ataupun produk turunan sawit lainnya.

“Kalau ini kami juga mulai bangun proses di hulunya, kebun dan pabrik CPO-nya. Jadi kalau pun kami harus bikin minyak goreng, itu sources atau sumber bahan bakunya dari yang punya kita sendiri, jadi kita tidak tergantung lagi dengan pabrik-pabrik CPO yang dimiliki oleh pihak yang lain. Jadi koperasi bisa lebih mandiri dan harapannya nanti hasil produk turunannya bisa minyak makan merah atau minyak goreng dan sebagainya,” jelasnya.

Ke depan, Ferry menyampaikan jika rantai produksi tersebut sudah beroperasi, koperasi juga bakal mendistribusikan minyak goreng buatan mereka lewat jaringan Koperasi Desa/Kelurahan (KopDes/Kel) Merah Putih di seluruh Indonesia.

“Hasil produksinya kalau nanti bisa sampai ke minyak goreng, kami bisa punya minyak goreng versi koperasi yang akan kami jual juga nanti di Koperasi-koperasi Desa Kelurahan Merah Putih, pokoknya yakin lah koperasi bisa,” pungkasnya.

Terkini