MBG Libur, Harga Bahan Pokok di Pasar Ngawi Mengalami Penurunan

Rabu, 01 Juli 2026 | 21:56:31 WIB
Warga Ngawi Berharap Harga Pangan Tak Naik Lagi Usai MBG Libur [FOTO: NET].

JAKARTA - Merosotnya harga sayur-mayur, telur, serta daging ayam di Pasar Ngawi, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, mengejutkan masyarakat setempat. Hal tersebut lantaran nominal jual kebutuhan pokok itu pada periode sebelumnya sempat bertengger di level tinggi. 

Penurunan harga komoditas sayuran, telur, hingga daging ayam ini terjadi berbarengan dengan masa libur distribusi dari program makanan bergizi gratis (MBG).

"Tentunya kami sangat senang harga-harga bahan pokok makanan seperti telur, daging ayam dan sayuran turun. Karena sebelum MBG libur harga bahan makanan terus tinggi. Kami jadi bingung mau belanja apa," kata Yanti, warga Kota Ngawi saat ditemui di Pasar Besar Ngawi, Rabu (1/7/2026).

Dia menceritakan, pada momen sebelum operasional program MBG diliburkan, anggaran belanja senilai Rp100.000 hanya cukup untuk membawa pulang sedikit bahan pokok saja dari pasar. 

Namun saat ini, dengan modal Rp100.000 yang sama, dirinya sudah bisa membawa pulang komoditas daging ayam, telur, minyak goreng, sayur-mayur, tempe, hingga racikan bumbu dapur. Lewat kondisi tersebut, alokasi pengeluaran untuk kebutuhan konsumsi harian menjadi jauh lebih efisien.

Yanti memiliki harapan agar tren penurunan harga bahan pangan ini dapat terus konsisten sekalipun nantinya program MBG kembali diaktifkan.

"Kami berharap harga bahan pokok makanan jangan naik lagi. Biar kami bisa berhemat ditengah ekonomi yang sulit saat ini," jelas Yanti.

Minta program MBG dievaluasi

Berbeda pandangan dengan Yanti, seorang konsumen lain bernama Maya justru mendesak pihak pemerintah untuk meninjau kembali serta mengevaluasi pelaksanaan program MBG. Menurut penilaiannya, eksistensi kebijakan MBG belum memberikan kontribusi positif bagi roda perekonomian masyarakat kalangan bawah.

"Sejak MBG ada, harga-harga bahan pokok makanan terus naik. Kami jadi bingung harus belanja apa. Katanya MBG membantu ekonomi rakyat kecil tetapi kami malah susah," kata Maya.

Pada kesempatan yang sama, Anik, salah satu pelaku usaha sembako di kawasan Pasar Besar Ngawi membenarkan bahwa mayoritas harga bahan kebutuhan pokok mengalami penurunan setelah operasional MBG diliburkan. 

Dia memberikan gambaran pada komoditas telur ayam yang biasanya dipatok di angka Rp28.000 sampai Rp30.000 per kilogram, kini menyusut ke angka Rp23.000 per kilogram.

"Harga cabai rawit juga turun jadi Rp 45.000 per kilogram. Sebelumnya harga cabai rawit berkisar Rp 75.000 hingga Rp 100.000," kata Anik.

Koreksi turun pada harga bahan pangan ini memicu antusiasme yang tinggi dari warga untuk datang berbelanja ke pasar. Kondisi ini pun disambut baik oleh para pedagang lantaran komoditas dagangan mereka menjadi lebih laris manis dibeli oleh masyarakat.

Terkini