JAKARTA - Harga Ethereum pada hari Sabtu, 27 Juni 2026, pukul 09.15 WIB mencatatkan kenaikan sebesar 1,47 persen dalam kurun waktu 24 jam terakhir. Merujuk data dari coinmarketcap.com, aset kripto ini sempat mengalami kenaikan 0,25 persen dalam satu jam terakhir, meski secara akumulasi sepekan terakhir masih terkoreksi 7,63 persen ke level 1.578,68 dollar AS atau setara dengan Rp 28,1 juta (asumsi kurs Rp 17.925).
Saat ini, total kapitalisasi pasar Ethereum menyentuh angka 190,52 miliar dollar AS (Rp 3.402 triliun), dengan volume rata-rata harian yang tumbuh 3,33 persen.
ETH kini perlahan menunjukkan tren kenaikan. Pada 26 Juni 2026 pukul 20.20 WIB, nilai ETH masih berada di kisaran 1.524,2 dollar AS (Rp 27,2 juta). Memasuki pagi hari ini, nilainya bergerak naik ke level 1.582,2 dollar AS. Kenaikan ini dipicu oleh pembelian institusional, yakni aksi beli dalam skala besar.
Aksi beli Ethereum mencatat kenaikan 3,67 persen menjadi 1.577,44 dollar AS dalam 24 jam. Kinerja ini melampaui kenaikan Bitcoin yang sebesar 2,31 persen serta performa pasar secara keseluruhan yang naik 1,6 persen.
Pemulihan ini terutama didorong oleh technical rebound dari kondisi jenuh jual (oversold) serta sentimen positif akibat meningkatnya akumulasi dari pihak institusi.
Lonjakan harga ini terjadi pasca kondisi jenuh jual dan adanya penawaran dari institusi, terutama karena pemegang obligasi pemerintah utama SharpLink melanjutkan aksi beli setelah jeda selama 8 bulan, yang menandakan adanya keyakinan di sekitar level terendah tahunan.