JAKARTA - PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) melakukan penyegaran pada susunan pengurus perseroan. Keputusan tersebut telah disahkan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya regenerasi dan penguatan tata kelola yang dilakukan BUKA secara terus-menerus guna meningkatkan kesiapan dalam menghadapi perkembangan industri digital serta mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
BUKA secara resmi memperkuat jajaran Dewan Komisaris dengan menunjuk Sutarman sebagai Komisaris Independen sekaligus Komisaris Utama. Komisaris Utama BUKA, RD. Adi Wardhana Sariaatmadja, menyambut baik masuknya Sutarman ke dalam dewan pengawas.
- Baca Juga Raih GCG Awards 2026, PNM Layani 23,
Sebagai perusahaan berbasis teknologi, BUKA sangat memahami dinamika dan tantangan di sektor digital. Oleh karena itu, keahlian khusus Sutarman di bidang keamanan siber (cybersecurity) menjadi aset yang krusial bagi perusahaan.
Hal ini semakin relevan mengingat data Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mencatat kerugian akibat kejahatan siber mencapai Rp476 miliar selama periode November 2024-Januari 2025, dengan lonjakan laporan penipuan digital hingga 1,2 juta kasus pada pertengahan tahun 2025.
“Kami berharap kehadiran Sutarman dapat semakin memperkuat fungsi pengawasan dan memberikan perspektif strategis bagi BUKA dalam menghadapi perkembangan industri digital yang terus berkembang serta mendukung pertumbuhan perseroan yang berkelanjutan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (11/6/2026).
RUPST juga menyetujui penunjukan Natalia Firmansyah sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama, menggantikan Willix Halim yang telah menuntaskan masa jabatannya. Di saat bersamaan, rapat juga menyepakati pengangkatan kembali Victor Putra Lesmana sebagai Direktur BUKA.
“Langkah ini diambil untuk memastikan keberlanjutan pelaksanaan strategi bisnis, operasional, dan tata kelola Perseroan yang baik (Good Corporate Governance),” ungkapnya.
Natalia Firmansyah akan memimpin untuk sementara waktu hingga pengangkatan Direktur Utama dilakukan sesuai dengan regulasi yang berlaku serta rekomendasi dari Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan.
“Perseroan juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Yenny Wahid yang telah menyelesaikan masa jabatannya sebagai Komisaris Independen Sekaligus ESG Ambassador Perseroan,” paparnya.
Adi menambahkan, BUKA menghormati dan mendukung penuh keputusan serta komitmen Yenny Wahid untuk melanjutkan pengabdian di ranah sosial, pendidikan, toleransi, dan pembangunan berkelanjutan melalui berbagai organisasi yang dipimpinnya, baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Melalui perubahan struktur manajemen ini, BUKA siap melangkah dan menjadi perseroan yang lebih inovatif, aman, dan terpercaya dalam melayani para konsumen dan pemangku kepentingan,” ungkapnya.