Susah Payah Tekuk Paraguay 1-0, Perancis Tantang Maroko

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:41:01 WIB
Piala Dunia 2026: Penalti VAR Mbappe Loloskan Perancis [FOTO: NET].

JAKARTA - Armada Timnas Perancis mesti memeras keringat lebih dalam sebelum sanggup menyegel tempat di babak perempat final Piala Dunia 2026. Skuad Les Bleus menundukkan Paraguay lewat skor ketat 1-0 pada partai babak 16 besar yang digelar di Philadelphia Stadium, Amerika Serikat, Minggu (5/7/2026) pagi WIB. Gol tunggal yang menjadi penentu kemenangan Perancis dilesakkan oleh Kylian Mbappe melalui eksekusi penalti pada menit ke-70.

Hasil positif ini sukses mengantarkan Les Bleus bersua Maroko pada fase perempat final, sekaligus mementaskan kembali laga ulangan semifinal Piala Dunia 2022 di Qatar silam.

Kemenangan tersebut senyatanya tidak dipetik dengan gampang. Perancis dipaksa meladeni jalannya pertandingan yang bergulir keras dan diwarnai banyak benturan fisik, terlebih di bawah guyuran cuaca ekstrem dengan suhu udara menyentuh angka 39 derajat Celsius.

Kubu Paraguay menyuguhkan performa yang sangat disiplin mengandalkan pakem bertahan 5-4-1. Mereka cenderung lebih banyak menunggu di area pertahanan sendiri dibarengi skema serangan balik serta permainan lugas demi merusak aliran ritme permainan Perancis.

Kendati sangat mendominasi penguasaan bola semenjak sepak mula dikumandangkan, Perancis didera kesulitan untuk melahirkan peluang yang bersih. Malahan sampai paruh pertama usai, kedua kesebelasan kompak gagal melepaskan satu pun tembakan yang mengarah tepat ke target sasaran.

Adrien Rabiot, Manu Kone, beserta Ousmane Dembele sempat melancarkan tekanan ke gawang Paraguay, namun serangkaian upaya tersebut belum membuahkan hasil konkrit. 

Di kubu seberang, Julio Enciso tampil menjadi hulu ledak utama Paraguay walaupun kans yang didapatkannya masih sanggup diredam oleh barisan lini belakang Perancis.

Perubahan di babak kedua

Dinamika jalannya laga mulai bergeser seusai turun minum. Juru taktik Didier Deschamps memutuskan untuk memasukkan Desire Doue guna menggantikan posisi Bradley Barcola dengan maksud mendongkrak daya dobrak di sektor depan.

Substitusi tersebut seketika memberikan impak instan. Pada menit ke-69, Doue melakukan aksi penetrasi ke dalam kotak terlarang sebelum akhirnya dijatuhkan oleh Diego Gomez. 

Wasit Ilgiz Tantashev mulanya membiarkan jalannya permainan tetap bergulir. Namun, sehabis meninjau kembali tayangan ulang lewat bimbingan Video Assistant Referee (VAR), sang pengadil lapangan langsung menunjuk titik putih.

Mbappe yang ditunjuk mengemban tugas sebagai eksekutor menunaikan tanggung jawabnya dengan sangat tenang. Juru gedor Perancis tersebut berhasil mengelabui penjaga gawang Orlando Gill sebelum menyarangkan bola ke dalam jaring gawang guna merubah keunggulan Les Bleus menjadi 1-0.

Torehan tersebut menjadi gol ketujuh bagi Mbappe di sepanjang perhelatan Piala Dunia 2026. Dirinya saat ini bertengger di pucuk daftar sementara pencetak gol terbanyak atau adidas Golden Boot, memimpin di atas Lionel Messi berkat kelebihan dalam aspek jumlah assist.

 Di samping itu, lesatan gol ini pun menggenapi koleksi gol ke-19 Mbappe selama keikutsertaannya di putaran final Piala Dunia.

Paraguay enggan mengibarkan bendera putih begitu saja. Pada kurun waktu 10 menit pamungkas pertandingan, mereka mendongkrak intensitas ofensif dan mulai berani melancarkan tekanan ke area pertahanan Perancis.

Mike Maignan pada akhirnya dipaksa melakukan aksi penyelamatan pertamanya tepat pada menit ke-90 tatkala Paraguay berupaya keras memburu gol penyama kedudukan. 

Di sisi lain, Mbappe sejatinya nyaris menggandakan keunggulan pada masa injury time. Namun, sepasang peluang emasnya berhasil dimentahkan oleh Orlando Gill yang memperlihatkan performa gemilang di bawah mistar gawang Paraguay.

Walaupun dipaksa bertahan di bawah tekanan hingga peluit panjang berbunyi, Perancis sukses mengamankan keunggulan 1-0 sekaligus mengunci satu tempat di babak delapan besar.

Sehabis laga rampung, Mbappe berterus terang bahwa internal timnya memang sudah memperkirakan bakal dihadapkan pada jalannya laga yang pelik serta dipenuhi kontak fisik.

"Kami tahu pertandingan seperti apa yang akan kami hadapi. Kalau harus bermain keras, kami juga bisa melakukannya. Kami bisa bermain tidak indah. Mungkin mereka mengira kami akan datang dengan tuksedo, tetapi kami siap bertarung," ujar Mbappe.

Berdasarkan sudut pandang Mbappe, karakter bermain fisik yang dipertontonkan oleh Paraguay merupakan bagian dari dinamika sepak bola.

"Itulah cara mereka bermain. Tidak ada cara yang benar atau salah dalam sepak bola. Mereka mencoba mengalahkan kami dengan cara itu, tetapi kami yang akhirnya menang," kata kapten Perancis tersebut.

Keberhasilan menyingkirkan Paraguay memastikan langkah Perancis untuk menantang Maroko pada fase perempat final Piala Dunia 2026 yang diestimasikan bergulir pada 10 Juli mendatang.

Terkini