Usai Disingkirkan Inggris, Pelatih RD Kongo Berduka Sang Ayah Wafat

Kamis, 02 Juli 2026 | 05:28:02 WIB
Duka Pelatih RD Kongo: Kalah dari Inggris Lalu Ayah Wafat [FOTO: NET].

JAKARTA - Juru taktik Timnas RD Kongo Sebastien Desabre melewati momen yang amat emosional selepas skuad asuhannya terdepak dari gelaran Piala Dunia 2026 akibat ditumbangkan Inggris. 

RD Kongo terpaksa menyudahi sepak terjangnya di Piala Dunia 2026 seusai takluk 1-2 dari Inggris pada babak 32 besar yang digulirkan Rabu (1/7/2026) malam WIB. Di balik hasil minor 1-2 dari Inggris tersebut, Sebastien Desabre mendapatkan berita duka bahwa sang ayah telah berpulang.

Pasca-pertandingan, saat menghadiri sesi konferensi pers, Desabre menerima kabar duka tersebut melalui juru bicara tim nasional RD Kongo. Roman muka pelatih berkebangsaan Prancis itu seketika berubah. 

Di dalam rekaman video yang viral di jagat maya, Desabre tampak syok sebelum bergegas pergi meninggalkan ruangan konferensi pers. Juru bicara tim RD Kongo selanjutnya merilis pernyataan pendek kepada para jurnalis.

"Kami ingin mengumumkan bahwa pelatih Sebastien Desabre telah kehilangan ayahnya. Kami turut berduka cita," ucapnya.

Di balik torehan yang tidak memuaskan tersebut, Desabre sejatinya tetap mengukir prestasi manis bersama RD Kongo. Ia sukses mengantarkan The Leopards menembus babak 32 besar Piala Dunia 2026, yang menjadi momen perdana bagi RD Kongo melangkah ke fase knockout. 

Dalam bentrokan kontra Inggris, RD Kongo malahan sempat memimpin keunggulan terlebih dahulu via gol kilat Brian Cipenga pada menit ketujuh. Sektor pertahanan mereka pun sanggup meredam lawan cukup lama sebelum akhirnya Harry Kane menggelontorkan 2 gol pada menit ke-75 dan 86 yang membalikkan situasi menjadi kemenangan 2-1 bagi Inggris.

Walau terhenti melaju ke fase 16 besar, aksi lapangan RD Kongo di sepanjang turnamen memperoleh banyak pujian. Kesebelasan tersebut kembali merumput di Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam kurun waktu lebih dari 5 dekade (sejak masih bernama Zaire) dan sanggup menyuguhkan performa yang menjanjikan.

Selama fase grup, RD Kongo sempat menahan imbang Portugal dengan skor 1-1 serta memetik poin penuh lewat kemenangan meyakinkan 3-1 atas Uzbekistan.

 Hasil positif itu menjadi faktor penentu keberhasilan mereka merangsek ke fase gugur lewat jalur peringkat ketiga terbaik. Kiprah RD Kongo memang sudah selesai, namun pencapaian armada besutan Sebastien Desabre ini tetap tercatat sebagai salah satu cerita yang inspiratif di Piala Dunia 2026.

Terkini