Nusantara Sawit Tuntas Realisasikan Dana IPO Rp430,5 Miliar

Kamis, 02 Juli 2026 | 02:05:32 WIB
NSSS Lapor BEI Penggunaan Seluruh Dana IPO Selesai Direalisasikan [FOTO: NET].

JAKARTA — Emiten di bidang perkebunan, PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk. (NSSS) akhirnya menyelesaikan realisasi pemanfaatan seluruh dana segar hasil penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) yang didapatkan pada Maret 2023 lalu.

Melalui dokumen penjelasan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), NSSS memaparkan bahwa dari total dana bersih IPO senilai Rp430,51 miliar, perseroan sebelumnya sudah merealisasikan sebesar Rp289,30 miliar atau berkisar 67,2%. 

Dengan demikian, masih terdapat sisa dana sebanyak Rp141,21 miliar atau 32,8% yang belum terpakai sampai dengan akhir tahun 2025. Kendati begitu, pihak manajemen menggaransi jika sisa dana tersebut kini telah terserap seutuhnya per 30 Juni 2026.

"Sisa dana sebesar Rp141.214.200.600 sudah terealisasi sepenuhnya per 30 Juni 2026," tulis manajemen dikutip, Kamis (2/7/2026).

Perseroan turut menginformasikan bahwa penyesuaian rencana pemanfaatan dana IPO ini telah mendapat lampu hijau dari pemegang saham lewat Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 10 September 2025. 

Hasil keputusan rapat tersebut pun telah diserahkan kepada pihak otoritas dan Bursa selaras dengan regulasi yang berlaku.

Sebelumnya, manajemen perusahaan menjelaskan bahwa perolehan dana IPO dialokasikan untuk kebutuhan belanja modal yang disuntikkan kepada entitas anak usaha, yaitu PT Borneo Sawit Perdana guna mendanai pembangunan fasilitas pabrik. 

Selanjutnya, dana hasil IPO tersebut juga digunakan untuk keperluan pembebasan lahan korporasi serta pembibitan yang didistribusikan kepada PT Bina Sarana Sawit Utama.

Bukan cuma itu, dana IPO juga disalurkan untuk PT Prasetya Mitra Muda. Sementara sisa dari dana IPO ditempatkan dalam bentuk giro serta simpanan di perbankan demi menyokong kelancaran operasional.

Di samping menyampaikan perkembangan dana IPO, NSSS ikut memaparkan realisasi pemanfaatan dana hasil pelaksanaan Waran Seri I. Dari agenda pelaksanaan waran tersebut, perseroan sukses menghimpun dana sebesar Rp2,53 miliar. 

Dana tersebut semula belum digunakan, namun saat ini telah sepenuhnya direalisasikan demi mencukupi kebutuhan modal kerja anak usaha, yakni PT Prasetya Mitra Muda, sampai dengan 30 Juni 2026.

Di lain sisi, manajemen NSSS mengakui bahwa rasio konversi untuk Waran Seri I tergolong rendah. Dari akumulasi keseluruhan waran yang dirilis, tingkat eksekusinya hanya menyentuh kisaran 0,75%. 

Pihak manajemen menerangkan rendahnya persentase konversi ini dipicu oleh minimnya animo investor untuk mengeksekusi hak atas waran tersebut sebelum tenggat masa pelaksanaan berakhir pada 11 September 2024.

Terkini