Kresensia Pecahkan Rekornas, Bukti Pembinaan Papua Berprestasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:23:02 WIB
Luhut Sebut Rekornas Kresensia Bukti Bakat Papua Berkembang [FOTO : NET].

Jakarta - Ketua Umum PB PASI Luhut Binsar Pandjaitan mengutarakan bahwa terlampauinya rekor nasional U-20 lempar lembing putri yang sempat bertahan selama 17 tahun oleh atlet Papua Athletics Center (PAC), Kresensia Mobok Ndiken, bertindak sebagai manifestasi nyata kalau talenta atletik dari tanah Papua bakal maju jika dididik lewat metode yang terstruktur.

“Ini membuktikan bakat alam Papua mampu melompat jauh jika dibina secara terstruktur,” kata Luhut dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa.

Kresensia menorehkan jarak lemparan sejauh 44,72 meter guna membawa pulang medali perak dalam kejuaraan The ICTSI Philippine Athletics Championship 2026 di New Clark City Athletic Stadium, Capas, Tarlac, Filipina, yang dihelat pada 10–14 Juni. 

Capaian dari atlet asal Merauke tersebut sukses melewati rekor nasional lama sebesar 43,20 meter yang digenggam oleh Ayu Ariandani sejak tahun 2009.

Luhut mengemukakan bahwa torehan prestisius tersebut pun mendemonstrasikan jika agenda desentralisasi dalam pembinaan olahraga atletik lewat wadah Papua Athletics Center atau PAC telah mulai menyumbang kontribusi nyata bagi raihan prestasi para atlet di daerah.

PAC Bawa Pulang Empat Medali

Lembaga PAC sendiri berhasil memboyong total empat keping medali dari kompetisi internasional tersebut, dengan rincian dua medali emas, satu perak, dan satu perunggu. 

Dua buah medali emas berhasil disumbangkan oleh atlet Elizabeth Martha Putri Baminggen pada nomor tolak peluru senior putri lewat tolakan sejauh 13,24 meter, serta Kristostomus Kaize dari nomor lempar lembing putra U-18 dengan catatan jarak 65,72 meter. 

Sementara itu, satu keping medali perunggu berhasil dikunci oleh Silfanus Ndiken dalam nomor lempar lembing senior putra setelah mengemas lemparan sejauh 67,81 meter.

Progres performa Kresensia memperlihatkan grafik yang terus mendaki semenjak dirinya merapat ke PAC. 

Sebelum mengukir rekor 44,72 meter di negara Filipina, dirinya sempat membukukan jarak lemparan 41,15 meter kala menyabet perunggu pada ajang Singapore Open 2026, serta torehan 40,44 meter sewaktu mengklaim medali emas di gelaran Jatim Open 2026.

Pencapaian gemilang Kresensia ini juga sekaligus meneruskan trah kesuksesan dari garis keluarganya di arena atletik. 

Dirinya merupakan putri kandung dari Timotius Sokai Ndiken, sosok mantan atlet dasa lomba andalan Indonesia asal Merauke yang tercatat pernah enam kali berkompetisi pada pesta olahraga SEA Games. 

Timotius sendiri dahulu sempat mendulang medali emas sekaligus mematahkan rekor dasa lomba saat berlaga pada SEA Games tahun 1993 di Singapura.

Terkini