MIAMI - Wasit sepak bola asal Somalia, Omar Abdulkadir Artan, dipastikan batal bertugas di ajang Piala Dunia 2026 setelah otoritas Amerika Serikat menolak izin masuknya.
Penolakan tersebut dilakukan oleh pihak berwenang AS karena adanya dugaan keterkaitan sang wasit dengan kelompok yang dicurigai sebagai organisasi teroris.
Meskipun tidak dapat berpartisipasi dalam turnamen karena kendala administratif tersebut, FIFA tetap berkomitmen untuk memberikan kompensasi penuh kepada Artan sebagai salah satu ofisial yang terpilih.
Keputusan ini menunjukkan apresiasi FIFA terhadap pencapaian wasit yang pada tahun 2025 lalu dinobatkan sebagai Wasit Terbaik Afrika tersebut.
Artan seharusnya mencetak sejarah sebagai wasit pertama asal Somalia yang memimpin pertandingan di turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia.
Meski mengalami penolakan di Amerika Serikat, karier internasional Artan tetap diakui. Federasi Sepak Bola Eropa (UEFA) bahkan telah menunjuknya untuk memimpin pertandingan UEFA Super Cup antara Paris Saint-Germain melawan Aston Villa yang dijadwalkan pada Agustus mendatang.
Kepulangannya ke Somalia pun disambut hangat oleh publik setempat yang tetap menganggapnya sebagai pahlawan atas pencapaiannya di kancah sepak bola dunia.