Libur Tengah Tahun, Komut Pertamina Cek Pasokan Avtur di Bali

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25:31 WIB
Komisaris Utama PT Pertamina Mochamad Iriawan meninjau AFT Ngurah Rai Bali [FOTO : NET].

JAKARTA – Menyambut lonjakan trafik aktivitas penerbangan pada momentum libur pertengahan tahun, Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan melaksanakan kunjungan kerja ke Aviation Fuel Terminal (AFT) Ngurah Rai, Bali, pada Sabtu (13/6/2026). 

Langkah kunjungan ini dijalankan demi memastikan ketersediaan pasokan beserta kualitas bahan bakar jet tetap dalam kondisi prima, dengan begitu kebutuhan operasional penerbangan di wilayah Bali dapat terakomodasi dengan optimal sepanjang masa liburan sekolah serta momentum naiknya kunjungan turis ke Pulau Dewata.

"Saya sengaja melakukan kunjungan ini untuk memastikan seluruh prosedur operasional berjalan dengan baik," kata Mochamad Iriawan.

"Keandalan AFT Ngurah Rai memiliki peran penting dalam menjaga kelancaran mobilitas masyarakat, mendukung aktivitas ekonomi daerah, serta memperkuat konektivitas udara dari dan menuju Bali. Hal ini sangat penting karena berkaitan langsung dengan keselamatan penerbangan," urainya kemudian.

AFT Ngurah Rai sendiri ialah infrastruktur strategis yang berada di bawah pengelolaan PT Pertamina Patra Niaga guna memasok dan menggaransi kualitas komoditas avtur untuk maskapai domestik maupun mancanegara yang melangsungkan penerbangan via Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. 

Berbekal volume tampung tangki penyimpanan avtur kolektif menyentuh 24.300 kiloliter (KL), depo ini memegang peran krusial sebagai pilar pasokan energi transportasi udara di Bali. Di waktu sekarang, tingkat konsumsi avtur pada lokasi AFT Ngurah Rai menyentuh angka rata-rata berkisar 1.495 KL setiap harinya.

Aviation Fuel Terminal Manager Ngurah Rai, I Komang Susila Gosa, memaparkan bahwa mutu kualitas dari avtur merupakan instrumen yang teramat krusial lantaran bersinggungan langsung dengan aspek keselamatan penerbangan.

"Pelaksanaan pengecekan rutin, pengujian visual maupun spesifikasi produk, serta penerapan aspek keselamatan kerja pada setiap tahapan penerimaan, penyimpanan, hingga penyaluran menjadi komitmen kami dalam menjalankan operasional," ucap Komang.

Dalam agenda kunjungan tersebut, Iriawan menyempatkan diri memeriksa area operasional sekaligus mengamati langsung jalannya proses pengujian mutu avtur yang dipraktikkan saban hari oleh para Perwira Pertamina sebelum avtur dialirkan menuju pesawat.

Diri turut menyampaikan apresiasi mendalam atas pengabdian para Perwira Pertamina yang tetap bersiaga dan menuntaskan kewajiban secara profesional kendati di hari libur.

 Menurut pandangannya, ketelitian, kedisiplinan, serta integritas dari para pekerja di lini penerbangan mempunyai andil vital dalam memelihara standar keselamatan penerbangan.

"Penerapan SOP dengan mengedepankan aspek HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) menjadi prioritas utama sekaligus license to operate bagi Pertamina. Tidak ada toleransi terhadap aspek keselamatan pekerja, keamanan fasilitas, maupun perlindungan lingkungan dalam setiap kegiatan operasional perusahaan," tegasnya.

Di lain sisi, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, mengutarakan, "Kelancaran penerbangan memiliki peran penting dalam mendukung sektor pariwisata dan perekonomian daerah."

"Karena itu, Pertamina terus menjaga keandalan pasokan avtur sebagai bagian dari dukungan terhadap mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi nasional. Bali merupakan salah satu destinasi utama Indonesia yang memiliki tingkat konektivitas udara tinggi, sehingga kesiapan energi penerbangan menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran aktivitas wisata dan bisnis," lanjut Baron.

Melalui kesiapan infrastruktur fasilitas, ketersediaan pasokan yang aman, serta penerapan SOP operasional yang disiplin, Pertamina berkomitmen penuh demi menyokong kelancaran operasional transportasi udara sekaligus kenyamanan perjalanan publik, terutama di sepanjang masa liburan tengah tahun ini.

Terkini