Jangan Panik! Ini 5 Cara Mengatasi Gas Bocor atau Mendesis

Senin, 02 Februari 2026 | 18:07:54 WIB
cara mengatasi gas bocor

Jakarta - Cara mengatasi gas bocor harus menjadi perhatian serius meski tampaknya mudah. Banyak orang masih ceroboh saat mengganti tabung gas karena kesalahan pemasangan bisa menimbulkan risiko ledakan. 

Titik yang paling rawan biasanya berada pada sambungan antara regulator dan mulut atas tabung. 

Apabila karet seal pada tabung mengalami kerusakan, gas LPG bisa menimbulkan suara mendesis. 

Suara ini jangan dianggap sepele, karena biasanya menandakan adanya kebocoran gas di sambungan atau saluran.

Memastikan pemasangan yang benar dan rutin memeriksa kondisi seal tabung merupakan langkah penting dalam cara mengatasi gas bocor.

Tanda-Tanda Tabung Gas Bocor

Tabung gas yang mengalami kebocoran biasanya menunjukkan beberapa ciri khas yang bisa dikenali sejak dini. Berikut beberapa indikasi penting:

  1. Aroma Seperti Belerang di Ruangan
    Salah satu tanda paling mudah dikenali adalah munculnya bau khas belerang di sekitar ruangan. Tabung gas mengandung zat mercaptan yang menghasilkan aroma mirip telur busuk. 

Bau ini bisa cukup tajam, meskipun kadang hanya tercium jika Anda berada dekat dengan tabung, terutama saat tabung masih penuh.

  1. Suara Mendesis atau Bersiul
    Tabung gas yang bocor sering menimbulkan suara mendesis atau bersiul. Suara ini muncul akibat udara yang keluar dari bagian yang bocor. 

Kondisi ini bisa terjadi karena pemasangan regulator yang kurang tepat atau kerusakan pada regulator itu sendiri.

  1. Perubahan pada Api Kompor
    Gas yang bocor juga dapat memengaruhi bentuk dan warna api kompor. Api normal biasanya berwarna biru dan stabil. 

Jika gas bocor, api bisa berubah kemerahan, terlihat tidak stabil, dan menunjukkan adanya ketidakseimbangan pembakaran.

  1. Gas Cepat Habis
    Kebocoran gas membuat tabung cepat habis dibandingkan penggunaan normal. Jika Anda sering memasak, Anda mungkin bisa memperkirakan waktu pemakaian. 

Periksa tabung sebelum digunakan agar terhindar dari risiko kebakaran akibat kebocoran.

  1. Gejala pada Penghuni Rumah
    Gas yang bocor juga bisa menimbulkan efek pada kesehatan. 

Jika Anda tidak peka terhadap bau gas, Anda mungkin menghirupnya tanpa sadar, yang dapat menyebabkan mual, pusing, muntah, iritasi, hingga hilang kesadaran pada kasus yang lebih serius.

Penyebab Tabung Gas Bocor

Salah satu faktor utama yang menyebabkan tabung gas bocor adalah pemasangan regulator yang tidak tepat. 

Pastikan regulator selalu terpasang dengan rapat dan tidak ada celah udara saat mengganti tabung gas baru.

Selain itu, tabung gas yang kondisinya sudah tidak layak pakai juga berisiko menimbulkan kebocoran. 

Selalu periksa kondisi fisik tabung, dan hindari penggunaan tabung yang penyok, berkarat, atau mengalami kerusakan pada bagian lehernya.

Cara Mengatasi Gas Bocor

Simak beberapa langkah cara mengatasi gas bocor di rumah yang dihimpun dari berbagai sumber. 

Mengenali Tanda-tanda Kebocoran Gas

Kebocoran gas biasanya dapat dikenali sejak dini melalui beberapa gejala. Salah satu indikasinya adalah tercium bau gas yang khas di area sekitar tabung atau peralatan gas. 

Selain itu, munculnya suara mendesis atau desisan pada pipa atau perangkat gas menjadi tanda penting lainnya. 

Perubahan kondisi tanaman di sekitar pipa gas, baik di dalam maupun di luar ruangan, seperti daun yang menguning atau tanaman yang mati, juga bisa menjadi indikasi adanya kebocoran.

Hindari Kontak dengan Listrik

Setelah tanda-tanda kebocoran gas terdeteksi di rumah, langkah pertama yang harus dilakukan adalah menjauh dari kontak listrik. 

Jangan menyalakan atau mematikan saklar listrik selama kondisi gas bocor berlangsung. Hal ini penting karena percikan listrik dapat memicu ledakan jika bersentuhan dengan gas yang keluar. 

Biarkan kondisi listrik tetap seperti saat itu hingga situasi aman.

Jauhkan Barang yang Mudah Terbakar

Selain listrik, benda-benda yang mudah terbakar harus segera dijauhkan dari sumber kebocoran. 

Barang-barang seperti korek api, kain, kertas, kayu, atau material lain yang dapat terbakar sebaiknya ditempatkan jauh dari tabung gas. 

Gas memiliki sifat mudah menyebar dan dapat meledak ketika bersentuhan dengan api, sehingga menjauhkan bahan mudah terbakar dapat meminimalkan risiko kebakaran.

Melepas Regulator Tabung Gas

Langkah berikutnya setelah mendeteksi kebocoran adalah melepas regulator dari tabung gas. Kebocoran sering terjadi karena adanya kerusakan pada tabung atau sambungan. 

Dengan melepas regulator, aliran gas ke kompor akan terhenti, sehingga lebih aman untuk memindahkan tabung ke lokasi yang lebih aman jika diperlukan.

Memasang Kembali Regulator Tabung Gas

Jika ditemukan masalah pada regulator, langkah yang bisa dilakukan adalah melepasnya dan memasangnya kembali. 

Tujuannya agar mulut tabung gas tertutup dengan rapat. Kebocoran gas sering terjadi karena klep pada kepala tabung tidak menutup sempurna. 

Oleh karena itu, setiap kali ada tanda kebocoran, pastikan regulator terpasang dengan benar dan rapat agar aliran gas tidak keluar.

Menambahkan Seal atau Pelindung Tambahan

Kebocoran gas biasanya disertai suara desisan yang membuat panik. Untuk mengatasinya, tambahkan seal karet pada tabung gas. Seal ini berfungsi memastikan sambungan tetap rapat dan gas tidak keluar. 

Jika seal tambahan tidak tersedia, lakban juga bisa digunakan sebagai pengganti. Cara memasangnya sama seperti seal, pastikan menutup rapat area yang bocor.

Membuka Ventilasi Udara

Langkah penting lain ketika terjadi kebocoran adalah memastikan ventilasi udara terbuka. Buka pintu dan jendela di sekitar area tabung gas agar gas yang terlepas bisa keluar. 

Setelah itu, pindahkan tabung gas ke tempat terbuka dan biarkan gas keluar secara alami. Dengan udara yang mengalir, gas akan bercampur dan menjadi lebih aman, tetapi tetap jauhkan tabung dari sumber api.

Menutup Titik Api dengan Kain Basah

Jika terjadi percikan api di dekat tabung gas yang bocor, segera tutup titik api menggunakan kain basah, seperti handuk, seprai, atau karung. Hal ini membantu mengurangi risiko kebakaran akibat gas yang mudah terbakar. 

Selanjutnya, lepaskan regulator dan pindahkan tabung gas ke luar ruangan agar lingkungan menjadi aman.

Tips Mencegah Kebocoran Tabung Gas 

Langkah pertama adalah memastikan bahwa regulator gas terpasang dengan benar dan tidak longgar. 

Selanjutnya, lakukan pemeriksaan rutin pada tabung gas, regulator, dan selang untuk memastikan semuanya dalam kondisi baik.

Kerusakan pada peralatan gas bisa terjadi karena usia pakai atau faktor eksternal, seperti gigitan hewan pengerat.

Selain itu, pastikan membeli tabung gas, regulator, selang, dan kompor dari penjual terpercaya yang menyediakan produk dengan sertifikasi resmi.

Meski demikian, jika tabung gas sudah mengalami kebocoran, penting untuk tetap tenang. 

Menurut panduan dari distributor alat pemadam kebakaran, ada beberapa langkah yang bisa diambil untuk menangani tabung gas yang bocor secara aman.

Sebagai penutup, selalu waspada terhadap tanda-tanda kebocoran dan lakukan langkah tepat agar aman, inilah panduan praktis cara mengatasi gas bocor.

Terkini